Lotek "Tjihapit" Kuliner Tetap Eksis Sejak Tahun 1970



DI Bandung, ada beberapa penjaja lotek yang masih mempertahankan kualitas rasa lotek sejak puluhan tahun lalu,dan eksis sampai saat ini. Lotek Tjihapit, salah satunya.

Lotek yang eksis sejak 1970 ini beralamat di Jalan Cihapit No 8A Bandung. Selain lotek matang, di sini juga tersedia lotek mentah, karedok, dan rujak. Keempat menu ini dibanderol Rp 15.000.

"Lotek di sini sama seperti lotek biasa. Mungkin yang membedakan rasa ya. Orang banyak datang ke sini karena rasanya khas dan mereka melihat ini sudah lama dari tahun 70-an," ujar Pemilik Lotek Tjihapit, Nunung Juariyah.

Dalam satu hari, Nunung bisa menjual lebih dari 100 porsi lotek. Lotek Tjihapit buka mulai pukul 09.00 hingga 15.00. Tidak jarang, lotek terjual habis satu jam sebelumnya, pukul 14.00. Anda bisa mengunjungi kedai ini untuk menikmati cita rasa lotek yang khas setiap hari kecuali Minggu.

"Pelanggan dari kalangan selebritas juga pernah ada yang datang ke sini. Berhubung di sini selalu penuh pengunjung, jadi kami tidak sempat untuk berfoto. Pak Dada Rosada dulu pernah ke sini," ujar Lengga, anak perempuan Nunung.

Kendati saat ini penjual lotek sudah menjamur di mana-mana, namun Lotek Tjihapit justru memiliki pelanggan lebih banyak saat ini dibanding dahulu. "Pesaing lebih banyak sekarang memang betul. Tapi Kami punya kelebihan dari yang lain yaitu kami sudah ada dari 1970. Sekarang kami promosi di media sosial juga. Mungkin itu yang membantu kenapa sekarang lebih rame daripada dulu," ujar Lengga.

Ia menambahkan, kedai ini akan terus seperti ini, mempertahankan masakan-masakan Sunda, meski kompetitor mengembangkannya dengan konsep resto. "Kami akan terus menjual makan yang sehat, murah, khas Sunda. Ini yang kami pertahankan," kata Lengga. (Tribun Jabar)