Marak Bakso Celeng di Bandung, Omzet Pedagang Merosot


BANDUNG - Menyusul penggerebekan pabrik pembuatan bakso daging celeng di Kota Bandung, Jawa Barat, penjualan bakso pedagang tradisional di kota Kembang itu jadi merosot tajam.

Pada Kamis 12 Februari 2015, pabrik yang memproduksi bakso celeng di Cijawura, Kecamatan Buah Batu, Kota Bandung, digerebek polisi. 

Pemberitaan mengenai bakso celeng ini meresahkan pedagang bakso daging sapi. Sejak penggerebekan dan pemberitaan yang begitu gencar, pendapatan mereka menurun.

"Biasanya bisa mengantongi uang Rp1,5 juta per harinya. Tapi akibat penggerebekan bakso celeng dan pemberitaan, hanya Rp800 ribu," ujar salah seorang pedagang bakso, Sabar, Minggu 15 Februari 2015.

Kata Sabar, maraknya bakso celeng di Kota Bandung menjadi perbincangan di kalangan pedagang bakso. Mereka khawatir penggemar bakso ketakutan memakan bakso. Padahal, kata Sabar, di Bandung banyak sekali penggemar bakso, seperti yang dberitakan Viva News.

"Kami berharap pemilik pabrik pembuat bakso untuk tetap jaga kualitas dan jangan membohongi konsumen," kata Sabar.

Dalam penggerebekan itu, polisi berhasil menyita barang bukti antara lain, daging celeng seberat 140 kilogram, daging sapi 40 kilogram, bakso daging oplos 40 kilogram, dan satu alat pendingin ukuran besar.