Pemkot Bandung Anggarkan Rp 200 M untuk Pemberdayaan Warga


BANDUNG – Warga Bandung kini harus lebih kreatif untuk memajukan kawasan rumah tinggalnya. Pemkot Bandung sudah menyiapkan anggaran total Rp 200 miliar untuk program pemberdayaan warga. Uang tersebut tidak dikucurkan dalam bentuk uang, namun dalam bentuk proposal kegiatan.

Hal itu disampaikan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil usai bersilaturahmi kepada warga RW O4 Kelurahan Pajajaran, Kecamatan Cicendo, Minggu (4/1/2014).

“Jadi saya kesini bersilaturahmi kepada warga sekaligus mensosialisasikan program inovasi pembangunan dan kewilayahan. Jadi nanti uang yang diberikan tidak berupa tunai, tapi proposal kegiatan. Uang untuk kegiatan dan program itu sudah dianggarkan di kemacatan,” ujar pria yang akrab disapa Emil tersebut.

Emil mencontohkan, di Kecamatan Cicendo ini sudah dianggarkan untuk program kewilayahan sebesar Rp 8 milar. Dana tersebut disebar ke kelurahan-kelurahan di wilayahnya.

“Totalnya Rp 200 miliar. Tapi nanti tiap kecamatan beda-beda. Kan tiap kecamatan jumlah kelurahannya beda. Kalau di wilayah ini karena dilintasi sungai, saya suruh bikin bendungan sampah. Sehingga semakin ke hilir arinya sudah lebih bersih. Itu contoh kecilnya,” kata Emil.

Ia juga berharap dengan ada anggaran untuk kelurahan itu, nantinya warga semakin berinovasi untuk memperbaiki infrastuktur dan program-program di wilayahnya sendiri.

“Jadi nanti harusnya di akhir tahun, kampung-kampung yang ada di Bandung ini sudah bebas banjir dan gorong-gorongnya bebas sampah,” harap Emil.

Untuk mekanismenya sendiri, terang Emil, warga mengajukan proposal melalui Kelurahan dan kemudian disampaikan ke Kecamatan. Kegiatan ini diperkirakan baru akan efektif pada pertengahan Februari 2015.

“Kalau mekanisme pertanggungjawabannya nanti kita lagi bikin perwal dulu untuk juklak juknisnya. Nanti perwal itu diterjemahkan dalam buku panduan. Warga tinggal mengikuti buku itu saja,” tandasnya.